Apakah kalian suka nonton sinetron, film, atau drama?
Apakah kalian mau menjadi aktor/aktris?
Apakah kalian menyukai ending yang
membahagiakan?
Untuk pertanyaan yang pertama, kalian
harus suka menonton sinetron, film , atau drama. Karena sejatinya hidup kita
hanyalah sebuah sinetron belaka. Dimana sang sutradara lah yang telah dan akan mengatur
semua jalan ceritanya.
Untuk pertanyaan yang kedua, kalian
harus mau menjadi aktor/aktris. Karena sesungguhnya, kalian adalah aktor/aktris
yang berperan dalam sinetron hidup kalian. Aktor/ aktris yang hanya bisa
menurut pada Sang Sutradara Kehidupan. Kita hanya dapat berusaha untuk menjadi
aktor/aktris handal yang nantinya disukai dan disayangi oleh Sang Sutradara Kehidupan.
Untuk pertanyaan ketiga, itu terserah
kalian. Mau menjawab iya atau tidak, toh kalian juga yang akan menentukannya.
Walaupun Sang Sutradara Kehidupan telah membuat alur hidup kita dan Dia juga
telah menentukan ending hidup kita, tapi kita masih bisa meminta Sang
Sutradara untuk membuat ending yang sesuai dengan apa yang kita mau.
Tapi pastinya hanya seorang aktor/aktris handal dan yang disayang Sutradara
yang dapat meminta ending dari ceritanya.
Ending pada akhir sinetron
hidup kalian, hanya kalian yang dapat menentukan. Jika kalian menginginkan ending
yang buruk, berbuatlah sesukamu, hiraukan segala “lampu merah” yang telah
menyala, nikmati saja sinetronmu dengan foya-foya belaka. Jika kalian
menginginkan ending yang biasa saja lakukan semua aktingmu juga dengan
biasa saja. Tak perlu pikirkan apakah Sang Sutradara bangga atau tidak.
Sinetron hidupmu juga hanya akan menjadi sebuah sinetron belaka yang tak
membekas bagi penonton.
Namun jika kalian menginginkan ending yang
sangat indah, bahagia, dan luar biasa, maka curilah hati Sang Sutradara
Kehidupan, lakukanlah apa yang telah Dia perintah, jauhi segala hal yang Dia
larang. Berikanlah pekerjaan terbaikmu untuk Sang Sutradara Kehidupan agar Dia
lebih menyayangimu, dan kalian pun dapat meminta ending yang indah dan
membahagiakan. Ending yang nantinya akan membuat para penonton merasa
sedih karena mereka kehilangan sinetron terbaik, karena mereka kehilangan
aktor/aktris terbaik yang pernah mereka lihat.
“Sinetron hidupmu ada di tangan
Sang Sutradara Kehidupan,
tapi
ending hidupmu ada di tangan kalian sendiri.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar